Saya Ingin Mati Saja

Bantukeluargamuslim.com – Setelah shalat dhuhur di sebuah masjid yang besar di jalur kalimalang saya bersandar untuk rehat sejenak melepaskan penat di jalan yang saat terasa lelah di badan.

Sambil membuka gadget melihat pesan-pesan yang masuk di WA, tiba-tiba di kagetkan seorang yang sudah tua sambil ucapkan salam “Assalamu’alaikum..

Setengah bangun saya menjawab “Wa’alaikumussalam” dengan saling mengenalkan diri membuka obrolan kami…

Nama kakek itu sebut saja dengan inisial MB dengan kondisi terlihat terbata dalam bicara “Mas, umur saya ini sudah 84 tahun dan saya tiap hari dari mulai jam 07.00 pagi berangkat dari rumah sampai ba’da ashar selalu I’tikaf di masjid ini, tiap hari saya baca Al qur’an yang ada terjemahannya, biar saya mengerti maksud dan isi Al qur’an…

Kenapa kakek selalu di masjid ini? tanya saya sambil memotong cerita..”Mas, setelah istri saya meninggal dunia, rasanya saya ingin mati saja, saya kesepian di rumah, saya stress sendiri di rumah, saya bingung kalau bangun pagi dalam kesendirian..

Rumah saya besar luas bangunan 200 meter dan luas tanah 300 meter, anak saya 4 semua sudah berkeluarga, ada yang menjadi pejabat dan pengusaha, anak pertama menjadi kepala di sebuah bumn di daerah gambir, anak kedua seorang guru besar di perguruan tinggi ternama di bandung sudah menjadi profesor, anak ke 3 dan 4 masing-masing menjadi pengusaha tapi mereka semua sibuk jadi jarang berkunjung menjenguk saya di sini, kadang-kadang anak pertama datang sendiri, sesekali bersama istrinya, pagi datang sore sudah pulang, itulah kenapa saya rasanya ingin mati saja menyusul istri saya, takut dosa saya bertambah mas…

“Astagfirullah,banyak istighfar bapak” pinta saya kepada kakek tersebut yang tak terasa kakek itu menitikan air mata tanda kesedihan yang mendalam…

Masya Allah sebuah pelajaran yang baik untuk pribadi dan untuk kita semuanya, ketika satu pintu surga tertutup dengan meninggalnya salah satu orang tua kita, tapi masih ada satu pintu surga lain yang di sia-siakan oleh anaknya karena kesibukan dunia, ketaatan kepada orang tua salah satu pintu ridho Allah subhana wa ta’ala…

Betapa besar dosa kita ketika melupakan jasa orang tua kita…

Astaghfirullah…

#Menolong di dunia#Di tolong di akhirat#

 

Leave a Response

share on: